Home » Kamimo Banggai » Pototongian Pau Lipu » KaMIMo Banggai Tagih Janji Air Bersih Bulagi Bersaudara dan Sorot Kinerja DPMD BanggaiKep
pasang-iklan-atas

KaMIMo Banggai Tagih Janji Air Bersih Bulagi Bersaudara dan Sorot Kinerja DPMD BanggaiKep

Pembaca : 1
20211119_011556

ALAIMBELONG.ID – Salakan. Kerukunan Mahasiswa Indonesia Montolutusan Banggai (KaMIMo Banggai) kembali menagih janji Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) terkait komitmen pengalokasian anggaran senilai Rp.100 miliar untuk mengatasi krisis air bersih di wilayah Kecamatan Bulagi bersaudara.

Perihal ini disampaikan saat puluhan mahasiswa dari KaMIMo Banggai melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati BanggaiKep, Rabu (17/11/2021).

“Kami hadir disini untuk menagih janji soal komitmen Pemda untuk mengatasi krisis air bersih di Bulagi bersaudara. Apalagi saat itu tanggal 4 November 2019 Pak Sekda dan Ketua DPRD secara sadar dihadapan masyarakat menyatakan komitmennya di atas Surat Pernyataan bermaterai akan mengalokasikan anggaran senilai Rp.100 miliar, bahkan menjaminkan akan mundur dari jabatannya apabila tidak terealisasi,”ungkap Kifriawan Luande salah satu orator massa aksi.

Selain tuntutan air bersih Bulagi bersaudara, massa aksi KaMIMo Banggai juga menyoroti kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) BanggaiKep terkait banyaknya kisruh di Desa baik dalam penyelenggaraan pemerintahan desa maupun dalam pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

“Kami minta Bupati untuk melakukan evaluasi khusus terhadap kinerja Dinas PMD di bawah kepemimpinan Rahmad Labou, karena hampir dibanyak kasus dalam kisruh Desa diduga ada peran PMD sehingga makin mempertajam kisruh di Desa baik yang terjadi antar kepala desa dengan aparat desa maupun antara kepala Desa dengan BPD, demikian halnya dalam pelaksanaan Pilkades seperti contohnya kisruh di Desa Apal,”jelas Wakil Ketua Umum KaMIMo Banggai, Israil Yalami.

Menurut Israil, polemik yang terjadi di sejumlah Desa terutama pada tahapan pelaksanaan Pilkades ini perlu segera disikapi oleh Pemerintah daerah karena berpotensi untuk terjadi konflik sosial antar masyarakat di Desa.

“Kenapa kami minta masalah desa harus segera di sikapi dan Bupati harus mengevaluasi kinerja Kadis PMD dan jajarannya, karena pola kerja yang tidak profesional dan kental nuansa politisnya semacam ini cenderung berpotensi menyulut konflik sosial diantara masyarakat desa,”tegasnya

Dalam orasi-orasi mereka, massa aksi bahkan juga sempat menyentil keterlambatan APBD yang sampai kali kedua. Massa aksi KaMIMo Banggai ini akhirnya diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Rusli Moidady.

Menanggapi tuntutan massa aksi KaMIMo Banggai, Rusli mengatakan bahwa Pemda tetap berupaya untuk memenuhi komitmen untuk mengatasi krisis air bersih di Bulagi bersaudara. Sedangkan mengenai permasalahan yang terjadi di sejumlah desa juga sudah di sikapi.

“Pemda tetap berupaya dan memberikan perhatian untuk mengatasi krisis air bersih di Bulagi. Sedangkan soal desa seperti yang terjadi di Desa Apal kemarin langsung langsung kita direspon rapatkan dengan Dinas PMD,”ujarnya diplomatis.

Meskipun tidak puas dengan jawaban Sekda yang dinilai hanya sekedar basa-basi dan tidak bersungguh-sungguh. Sebelum kemudian massa aksi bergerak menuju rute selanjutnya. Korlap Aksi, Riko Candra sempat mempertanyakan ketidakhadiran Bupati Rais Adam dan Wakil Bupati, Salim Tanasa dalam menyambut setiap aksi massa.

“Saya sudah berapa kali hadir di kantor Bupati ini, tapi selalu saja setiap aksi yang hadir dan menerima massa aksi cuman Sekda terus, kemana pak Bupati dan Wabup, ada apa dengan mereka ini, setiap kami datang aksi kesini selalu tidak hadir,?”ungkapnya. *(AWI)

Share :
Print Friendly, PDF & Email
Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home » Kamimo Banggai » Pototongian Pau Lipu » KaMIMo Banggai Tagih Janji Air Bersih Bulagi Bersaudara dan Sorot Kinerja DPMD BanggaiKep