Home » Lipu Papalan » Banggai Kepulauan » Soal Pembunuhan Sadis di Desa Bonepuso, Ini Keterangan dari Kapolsek Bulagi
pasang-iklan-atas

Soal Pembunuhan Sadis di Desa Bonepuso, Ini Keterangan dari Kapolsek Bulagi

Pembaca : 9
IMG_20210906_112153_610

ALAIMBELONG.ID – Salakan. Pembunuhan sadis di lakukan oleh seorang pelaku AM (44) kepada istrinya sendiri LP (44), cucu laki-lakinya JO (1) serta seorang nenek ST (70) yang adalah tetangga pelaku terjadi di rumah pelaku sendiri di desa Bonepuso Kecamatan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Minggu (05/09/2021).

Menurut Kapolsek Bulagi Iptu Partono bahwa kejadian dugaan pembunuhan dan penganiayaan berat mengakibatkan matinya orang terjadi di siang hari sekitar jam 12.00 wita.

“Pelaku AM dengan menggunakan sebilah parang menebas korban yang adalah istrinya sendiri LP dan anak cucunya JO yang ketika sedang diasuh oleh korban LP,”kata Kapolsek.

“Setelah membunuh istri dan cucunya, pelaku keluar rumah dan mendapati Pr. ST yang lari. Pelaku AM mengejar ST , setelah jarak sudah dekat , pelaku lalu tebas bahu korban Pr. ST dengan parang hingga korban meninggal dunia di tempat,”sambungnya.

Menurut Partono, setelah menghabisi korban ST, pelaku AM yang sudah kalap kemudian balik ke rumah sendiri lalu membakar rumah di mana terdapat istri dan cucunya yang sudah meninggal. Warga yang sudah banyak berada di sekitar tempat kejadian kemudian meneriaki pelaku AM seorang pembunuh. Pelaku AM yang masih memegang parangnya sendiri kemudian mencoba bunuh diri dengan mengorok lehernya akan tetapi karena sudah lemas parang yang di pegang oleh pelaku terlepas, warga pun langsung mengamankan parang tersebut lalu pelaku AM di ikat tangannya oleh warga untuk di amankan.

“Pelaku AM langsung di bawa ke puskesmas terdekat untuk diselamatkan. Setelah dari puskesmas, oleh Personil dari Polres Bangkep dan Polsek Bulagi membawa pelaku untuk di rujuk dan di rawat di Rumah Sakit Trikora Salakan. Kasus ini masih di dalami oleh pihak Kepolisian untuk penanganan proses lebih lanjut,”pungkas Iptu Partono. (NAS)

Berita Terkait