Home » Lipu Papalan » Banggai Laut » Inspektorat Batal Audit BPKAD Balut, Para Aktivis Ragukan Profesionalisme BPK
pasang-iklan-atas

Inspektorat Batal Audit BPKAD Balut, Para Aktivis Ragukan Profesionalisme BPK

Pembaca : 4
IMG_20210211_022239_427

ALAIMBELONG.ID-Banggai: Batalnya pelaksanaan pemeriksaan khusus di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) oleh pihak Inspektorat Kabupaten Banggai Laut (Balut), sebagaimana perintah Plt. Bupati Balut Tuty Hamid dengan alasan Pemeriksaan terhadap BPKAD tersebut sedang dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) mendapat sorotan dari para Aktivis.

“Kami belum melakukan pemeriksaan kembali karena BPKAD sampai saat ini masih dalam pemeriksaan BPK” ungkap Kepala Inspektorat Ludin Mukhtar kepada wartawan Alaimbelong.id saat dikonfirmasi perihal tindaklanjut pemeriksaan di kantor BPKAD Balut, Rabu (10/2/2021) kemarin di Kantor Inspektorat.

Lebih lanjut Ludin Mukhtar mengatakan bahwa BPK akan melakukan pemeriksaan selama satu bulan.

“Pemeriksaan itu berlangsung dari tanggal 9 Februari 2021 sampai dengan 9 Maret 2021 atau selama satu bulan,” ucapnya.

Keterangan tersebut menuai komentar sinis dari kalangan aktivis yang selama ini concern menyorot tranparansi pengelolaan keuangan daerah serta kinerja Idhamsayah Tompo selaku Kepala BPKAD Balut. Para aktivis tersebut memandang pesimis kinerja BPK yang selama ini dinilai tidak profesional dalam melakukan pemeriksaan.

“Apa yang dilakukan BPK jangan sampai hanyalah formalitas atau sekedar menggugurkan kewajiban mereka sebagai pihak yang berwenang melakukan Audit keuangan, karena jangan sampai ujung-ujungnya WTP juga kan?” ucap Ketua Umum Kerukunan Mahasiswa Indonesia Montolotusan Banggai (KaMIMo Banggai) Abdul Kadim Anuar.

Sementara itu mantan aktifis Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Rizal Adja mengungkapkan keheranannya terhadap keterangan dari Kepala Inspektorat Balut bahwa BPK telah melakukan pemeriksaan di BPKAD

“Saya menjadi heran, padahal setahu saya Plt. Bupati Ibu Tuty Hamid sudah perintahkan kepada Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan, tiba-tiba muncul kemari BPK lagi yang periksa, tapi yah di kawal saja itu, cuma saya pesimis dengan kinerja BPK karena banyak persoalan pengelolaan keuangan daerah selama ini, tapi Kabupaten Balut tetap WTP tiga kali berturut-berturut, ini kan lucu-lucu,”ujarnya.

Ditempat yang berbeda Ifdal B. Kalihasan, anggota Aliansi Pemuda Banggai Laut (APBL) Menggugat berharap agar BPK bisa profesional dalam melakukan pemeriksaan.

“Semoga BPK bisa profesional dalam bekerja, tidak di bawah tekanan, kali ini ujian bagi profesionalisme BPK sebab kitorang tau bersama bahwa banyak persoaalan dikeuangan,” harapnya.

Berdasarkan wawancara langsung dengan pihak Inspektorat pada hari Jumat (29/01/2021), Kepala Inspektorat Balut, Ludin Muhtar mengakui bahwa pihaknya medapatkan Surat Tugas dari Plt. Bupati Balut untuk melakukan audit di kantor BPKAD, namun audit tetsebut belum sempay terlaksana karena Kepala BPKAD Idhamsyah Tompo sedang berada di Palu. * (DONS)

Print Friendly, PDF & Email
Berita Terkait