Home » Lipu Papalan » Banggai Laut » Krisis Air Bersih di Timbong Teratasi, Perumda ATM Masih Mati
pasang-iklan-atas

Krisis Air Bersih di Timbong Teratasi, Perumda ATM Masih Mati

Pembaca :
IMG-20210322-WA0006

ALAIMBELONG – Banggai. Guna memenuhi pasokan air bersih kepada 110 Kepala Keluarga (KK), Pemerintah Desa (Pemdes) Timbong Kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut (Balut) berkomitmen melanjutkan pembangunan air bersih berskala desa sebagai program perioritas pada Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran (Ta) 2021.

Ditemui diruang kerjanya, Selasa (22/03/2021) kemarin, Haslim Saleh Pejabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Timbong menerangkan bahwa pihaknya berkomitmen melanjutkan pembangunan air bersih berskala desa yang telah dibangun oleh Kades sebelumnya sehingga masyarakat dapat menikmati air bersih langsung dirumahnya.

“Saya merasa senang bahwa masyarakat Desa Timbong khususnya di Dusun 1 dan 2 tidak lagi merasakan kekurangan air bersih, meskipun saat ini masih banyak yang belum menikmati air bersih langsung di rumah, tapi setidaknya kita tidak lagi krisis air bersih dan saya mengucapkan rasa terimakasih kepada Pak Kades Ahada Likabu yang sudah sukses menjalankan program ini,”ungkapnya.

Haslim juga menyebut bahwa program lanjutan pembangunan air bersih berskala desa telah dianggarkan dalam APBDes Ta. 2021. Hal ini untuk memenuhi pasokan kebutuhan air bersih 110 KK.

“Dalam APBDes Tahun 2021 kami telah menganggarkan pembangunan air berskala desa sebesar 190 juta menggunakan dana desa, anggaran tersebut dipergunakan untuk pembangunan satu bak air, pengadaan pipa dan aksesoris lainnya, sehingga diharapkan 110 KK dapat terpenuhi kebutuhan air bersihnya langsung kerumah rumah,”harapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa nantinya pengelolaan air bersih berskala desa akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

“Untuk mendukung keberlanjutan program ini, maka pengelolaannya akan diserahkan kepada BUMDes sebagai lembaga yang akan bertanggungjawab dalam mengelola kelancaran opersionalnya baik teknis maupun nonteknis, namun tentu semua harus melalui mekanisme Musyawarah Desa,”terangnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Pembangunan air bersih bersekala Desa Timbong dibangun pada tahun 2020 lewat program Pansimas dengan Anggaran Rp. 250 juta dan dana shering dari Dana Desa sebesar Rp. 250 juta sebagaimana yang tercantum dalam APBDes Ta.2020.

Sementara itu dari pantauan Alaimbelong.id di Dusun III dan IV Desa Timbong yakni di Perumahan Daerah ATM, air yang dikelola oleh PDAM sejak hari Minggu malam hingga Selasa (23/3/2021) sore terpantau masih mati, akibatnya kondisi ini di keluhkan sejumlah warga dan berharap pihak PDAM segera memberikan perhatian. *(DONS)

Share :
Print Friendly, PDF & Email
Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home » Lipu Papalan » Banggai Laut » Krisis Air Bersih di Timbong Teratasi, Perumda ATM Masih Mati