Home » Rubrik » Advetorial » Bawaslu Gelar Penandatanganan Fakta Integritas, Siap Menang dan Kalah
pasang-iklan-atas

Bawaslu Gelar Penandatanganan Fakta Integritas, Siap Menang dan Kalah

Pembaca :
IMG-20201207-WA0028

ALAIMBELONG.ID – Banggai. Jelang tiga hari voting day Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banggai Laut (Balut) melaksanakan kegiatan penandatanganan fakta integritas, siap menang dan kalah, tolak money politic dan politik Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Balut Tahun 2020.

Kegiatan yang digelar pada Senin malam (6/12/2020) bertempat di Hotel Carabela di hadiri Ketua Bawaslu Suparto Bungalo,Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Syarif Uda’a,
Asisten Bupati Balut Sardin Pilisi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Balut Fauzal, Kepala Kepoliasian Resor (Kapolres) Banggai Kepulauan (Bangkep) AKBP Reja A. Simanjuntak SH.,S.ik.,MH Komandan Rayon Militer (Danramil) 1308 Letnan Kolonel Infantri (Letkol inf) Fanny Pantow dan empat Pasangan calon (Paslon).

Kajari Balut meminta agar Bawaslu banyak mensosialisasikan macam-macam tindak pidana Pemilu, supaya Pemilu berjalan lancar aman dan damai. Kajari juga berharap kepada Paslon untuk menjaga agar money politic dan isu Sara tidak terjadi, supaya dikemudian hari siapun yang menang itu Bupati kita. “Mudah-mudahan Pilkada ini dapat berjalan dengan baik dan mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,”harapnya.

Kapolres Bangkep, Reja Simanjuntak dalam sambutanya mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga dan menjamin keamanan Pilkada Balut, serta mengajak peserta Pilkada untuk sama sama berkomitmen mewujudkan pilkada yang aman dan damai.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara, Paslon dan pendukungnya karena sampai saat ini tahapan Pilkada berlangsung dengan aman, dan saya menghimbau memasuki Minggu tenang ini, mari sama-sama kita hindari money politic, isu Sara sehingga Pilkada ini berlangsung dengan aman dan damai”ucapnya.

Senada dengan Kapolres Danramil 1308, Fanny Pantow menegaskan akan memback-up Kepolisian untuk mewujudkan stabilitas kemanan. “Saya berharap Paslon dan pendukungnya harus siap menang dan siap kalah, dan jangan ada perselisihan. Kepada Paslon dan tim sukses sama-sama menyampaikan ke pendukungnya agar tidak bisa memaksakan kehendaknya. Jika ada yang bertindak di luar ketentuan hukum, maka semua akan menerima konsekwensinya, kita berkomitmen menjaga keaman dan ketetiban demi kestabilan politik, ekonomi dan wilayah,” tegasnya.

Sementara itu dalam sambutanya, Ketua KPU menyentil filosofis kehidupan orang Banggai dan berharap Pilkada terlaksana dengan baik. “Saya berharap Paslon agar berkomitmen dan menandatangani siap kalah dan siap menang, cegah money politic dan menolak isu Sara, saya percaya Paslon dan pendukungnya. Karena ada filosofis kehidupan orang Banggai, Pomasikon (saling mengasihi), Pomengon Noa (saling bersatu padu), Pononoa (saling membutuhkan), Moloyos doi Mobabasal, Moliyos doi Kakabai, Monondok doi Temeneno. Mudah mudah filosofis ini dapat dijalankan oleh Paslon dalam Pilkada saat ini, sehingga menerima apapun hasil Pemilu, dan berkomitmen siap kalah dan siap menang,” harapnya.

Ketua Bawaslu Suparto Bungalo, memberi apresiasi kepada Paslon, KPU, Pihak Kemanan dan Pihak-pihak lain yang sampai saat ini berkomitmen menjaga tahapan Pilkada dengan baik dan mengajak agar Paslon tidak melakukakn pelanggaran-pelanggaran Pilkada.

“Saya meminta kepada Paslon agar berkomitmen mensuksekan Pilkada saat ini sehingga Pilkada dapat berjalan aman dan damai, hari ini Bawaslu melaksanakan penandatanganan fakta integritas siap menang dan siap kalah, tolak politik uang dan isu sara,”jelasnya.

Lebih lanjut Suparto mengatakan, pihaknya telah melakukakn antisipasi pelanggaran pilkada dan telah memetakan desa desa yang diindentifikasi rawan pelanggaran.

“Saya berharap agar Paslon menyampaikan kepada timnya jangan melakukan pelanggaran-pelanggaran memang masih ada satu dua pelanggaran Pilkada, tetapi allhamdulillah tidak seperti Pemilu di tahun 2019, terlalu banyak pelanggaran begitu juga pada Pilkada di 2015. Kita sudah melakukan pemetaan titik kerawanan dan jajaran kita sudah lakukakan upaya antisipasi, sehingga tidak ada lagi money politic, kita selalu siaga dan lakukan patroli untuk mencegah money poltic,”harapnya.

Suparto juga menegaskan bahwa kualitas Pilkada akan sangat bergantung kepada integritas penyalanggara,kalau integritasnya baik maka kualitas Pilkada akan baik.

Sedangkan Bupati Balut yang di wakili oleh Asisten III Drs.Muh Sardin Pilisi mengharapkan agar Bawaslu melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Bawaslu harus bersikap jujur dan tertib dalam melaksanakan tugasnya dengan baik, di samping itu saya berharap semua pihak yang bertugas bisa menjaga kegiatan ini dengan tertib terkendali sesuai dengan prosedurnya serta berjalan kondusif sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada, soal pertarungan menang dan kalah itu hal yang biasa, yang terpenting adalah bagaimana menang dan kalah secara terhormat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan fakta integritas oleh ke empat Paslon dan Perwakilan Paslon, Paslon Nomor Urut 01 diwakili oleh Zulfikar, salah satu sekertaris Partai pengusung Wenny Bukamo dan Ridaya Laode Ngkowe Paslon Nomor Utut 02 dihadiri oleh Rusli Banun dan H. Basri Rape, Paslon Nomor Urut 03 dihadiri oleh Tuty Hamid dan Paslon Nomor Urut 04 diwakili oleh Ramzha Gunawan sebagai Liaison Officer (LO) Sofyan Kaepa dan Ablit Ilyas. *(ADN/AHL/adv

Share :
Print Friendly, PDF & Email
Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *