Home » Lipu Papalan » Banggai Laut » Peringati Hari Lingkungan, KOPELING Gelar Kegiatan Bertajuk Pelestarian Bumi Benggawi
pasang-iklan-atas

Peringati Hari Lingkungan, KOPELING Gelar Kegiatan Bertajuk Pelestarian Bumi Benggawi

Pembaca : 3
FB_IMG_1622908502299

ALAIMBELONG.ID – Banggai. Memperingati Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2021 dan Hari Laut pada 8 Juni 2021 beberapa Kelompok Pencinta Lingkungan yang mengatasnamakan Kolaborasi Pemuda Pelestari Lingkungan (KOPELING) melaksanakan kegiatan yang bertajuk Membangun Kembali Lingkungan Alam Banggai Laut Sebagai Upaya Pelestarian Bumi Benggawi, di Pantai Ekowisata Desa Bone Baru Kecamatan Banggai Utara.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari ini sejak tanggal 5 – 8 Juni 2021diinisiasi oleh KOPELING antara lain Katulistiwa Alam Lestari (KALI), Muda-Mudi Banggai Laut (MMBL) Gerakan Pemuda Banggai Laut (GPBL), Ikatan Montolutusan Pemuda Mahasiswa Banggai Laut Yogyakarta (IMPMBL YK) dan Komunitas Pecinta Alam Mutiara Nusantara (KPA Matara). Selain itu Alaimbelong.id juga ikut menjadi media partner dalam kegiatan tersebut.

Ketua Panitia kegiatan, Aksa Delakrus kepada wartawan, Sabtu (5/6/2021) menyampaikan bahwa maksud dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah agar dapat memantik kepedulian masyarakat akan lingkungan sekitar.

“Selain memperingati Hari Lingkungan dan Hari Laut secara Seremonial, kegiatan ini dimaksudkan juga agar masyarakat dapat sadar dan peduli dengan torang pe lingkungan khususnya yang ada disekitar,”ujarnya.

Mantan Ketua KPA Matara itu juga menjelaskan bahwa tanggal 5 – 8 Juni akan diisi dengan beragam kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan dan beberapa lomba.

“Tadi setelah pembukaan, sore torang so selesai ba tanam Mangrove, besok juga ada kegiatan Bersih Kota dengan Orasi Sampah, depe lusa baru lomba-lomba, ada lomba tarik tambang, dayung, mengambar, dengan Quis, hari terakhir sebelum penutup baru transplantasi karang dengan media yang torang so bikin,”terang Aksa.

Senada dengan Aksa, penanggungjawab kegiatan Saleh B. Lalu menerangkan kalau kegiatan tersebut bukan hanya kegiatan yang bersifat seremonial saja, dan syarat dengan pencitraan, akan tetapi memang lahir dari panggilan diri akan kondisi lingkungan yang ada.

“Saya mulai aktif dalam dunia lingkungan sejak 2008. Sejak saat itu, kalau ada kegiatan lingkungan saya rasa terpanggil diri saya untuk terlibat, jadi bukan kai hanya bikin kegiatan yang seremonial, baru banyak di posting di media,”tutup Saleh (DONS).

Print Friendly, PDF & Email
Berita Terkait